Forklift, sebagai salah satu peralatan penanganan yang banyak digunakan di industri pergudangan dan logistik, dirancang untuk memberikan solusi penanganan kargo yang efisien dan aman. Memahami struktur forklift sangat penting untuk pengoperasian dan pemeliharaan, dan di bawah ini kita akan mengeksplorasi komponen struktural utama forklift dan fungsinya secara rinci.
1. Sistem tenaga
Sistem tenaga pada truk forklift biasanya dilengkapi dengan mesin atau motor listrik yang merupakan inti dari pengoperasian truk forklift. Forklift pembakaran internal menggunakan solar, bensin, atau gas minyak cair sebagai bahan bakarnya, sedangkan forklift listrik mengandalkan tenaga baterai. Sistem tenaga tidak hanya menggerakkan forklift maju dan mundur, tetapi juga bertanggung jawab untuk mengangkat dan menurunkan muatan.
2. Mengoperasikan sistem kendali
Sistem kendali pengoperasiannya meliputi roda kemudi, rem, akselerator, dan berbagai tuas yang terletak di dekat konsol pengemudi untuk memudahkan pengoperasian. Pengendali ini memungkinkan pengemudi mengontrol pergerakan forklift dan penanganan kargo secara tepat.
3. Sistem pengangkatan
Sistem pengangkatan merupakan salah satu bagian terpenting pada truk forklift, yang meliputi garpu, rangka pengangkat, dan silinder hidrolik. Garpu digunakan untuk memasukkan muatan ke bawah dan mengangkat muatan, dan rangka pengangkat serta silinder hidrolik bertanggung jawab untuk mengontrol pergerakan pengangkatan garpu muatan.
4. Sasis dan ban
Sasis menopang struktur keseluruhan truk forklift, termasuk sistem tenaga, sistem kendali operasi, dan sistem pengangkatan. Ban dibagi menjadi ban pneumatik dan ban padat sesuai dengan lingkungan kerja yang berbeda, yang mempengaruhi stabilitas dan mobilitas forklift.
5. Taksi
Kabin menyediakan lingkungan pengoperasian yang aman dan nyaman bagi pengemudi. Biasanya dilengkapi dengan tempat duduk, konsol dan instrumentasi yang diperlukan untuk memantau status pengoperasian forklift.



