Dalam operasional forklift sehari-hari, f pelek orklift adalah salah satu komponen keselamatan yang paling penting namun mudah diabaikan. Banyak perusahaan yang hanya fokus pada keausan ban, lupa bahwa pelek menanggung beban seluruh kendaraan, beban, dan semua gaya benturan. Terus menggunakan pelek yang sudah tua, berubah bentuk, atau retak tidak hanya akan mempercepat kerusakan ban tetapi juga dapat menyebabkan kecelakaan serius seperti ban pecah dan kendaraan terguling.
Jadi, seberapa sering pelek forklift harus diganti demi keselamatan? Apakah ada jangka hidup yang pasti? Apa saja tanda-tanda pelek harus segera diganti?
1. Pelek forklift tidak memiliki “umur” yang tetap
Berbeda dengan ban, pelek tidak mempunyai batas umur yang ketat, karena umurnya dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kondisi pengoperasian, frekuensi beban, pengoperasian manusia, kondisi jalan, dan kebiasaan perawatan. Namun, pengalaman industri dan sebagian besar produsen memberikan pedoman berikut:
Dalam kondisi pengoperasian normal, disarankan untuk mengganti atau merombak seluruh pelek forklift setiap 3–5 tahun.
Kisaran ini tidak bersifat mutlak tetapi didasarkan pada faktor-faktor berikut:
Paparan beban tinggi dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kelelahan logam pada pelek.
Permukaan yang bekerja keras dan benturan yang tinggi memperpendek umurnya.
Penggantian ban yang tidak tepat dan tekanan ban yang tidak normal dapat memperparah kerusakan pelek.
Pengoperasian yang sering dilakukan di luar ruangan dapat menyebabkan korosi pelek dan berkurangnya kekuatan.
Pengoperasian yang berlebihan dan frekuensi tinggi secara signifikan mengurangi masa pakai.
Oleh karena itu, umur pelek forklift bervariasi "sesuai dengan kondisi pengoperasian". Di lingkungan dengan intensitas tinggi seperti pabrik, tempat logistik, dermaga, dan pabrik baja, pelek sering kali perlu diganti dalam waktu kurang dari 3 tahun.
2. Penggantian pelek atau tidaknya bukan tergantung waktu, tapi kondisi
Yang lebih penting daripada "mengganti setiap beberapa tahun" adalah mengenali tanda-tanda kerusakan pelek. Kondisi berikut memerlukan penggantian segera dan melarang penggunaan pelek secara terus-menerus:
(1) Retak pada pelek: Ini adalah situasi yang paling berbahaya. Retakan yang semakin meluas dapat menyebabkan kerusakan mendadak sehingga menyebabkan ban pecah atau ban terlepas. Terlepas dari ukuran retakannya, pelek dianggap tidak dapat digunakan.
(2) Deformasi yang terlihat jelas, penyok, atau tepi terkelupas pada pelek: Forklift sering kali menabrak gundukan, pelat baja, lubang, dll., yang seiring waktu dapat merusak bentuk pelek. Jika pelek sudah tidak bulat lagi, hal ini dapat menyebabkan ban tidak dapat tersegel sehingga mengakibatkan tekanan udara tidak stabil atau bahkan ban terlepas.
(3) Retak atau kendor pada lasan: Beberapa pelek mempunyai titik las. Jika pengelasan menunjukkan retakan atau bukaan tersembunyi, pelek harus segera dihentikan, karena hal ini dapat menyebabkan kerusakan struktural yang serius.
(4) Korosi parah, pengelupasan cat, atau oksidasi pelek: Korosi dalam mengurangi kekuatan baja, terutama yang umum terjadi pada forklift yang beroperasi di lingkungan lembab atau kimia.
(5) Ban yang selalu sulit untuk dipompa: Banyak orang beranggapan bahwa ini adalah masalah ban, namun sering kali hal ini disebabkan oleh deformasi atau korosi pada permukaan segel pelek, yang menyebabkan kebocoran udara.
(6) Ban tidak dapat dipasang atau bergetar setelah pemasangan:Hal ini menunjukkan bahwa pelek mungkin tidak lagi memenuhi standar dan harus diperiksa atau diganti.
3. Dalam kondisi kerja intensitas tinggi, siklus penggantian pelek baja harus lebih pendek
Pada beberapa kondisi kerja khusus atau beban berat, umur pelek baja mungkin hanya 1–2 tahun, misalnya:
Dermaga, pabrik baja, pabrik batu bata, area pertambangan
Operasi kelebihan beban atau frekuensi tinggi yang sering terjadi
Tanah tidak rata, dampaknya besar
Lingkungan luar ruangan, hujan, dan korosif dalam jangka panjang
Perubahan suhu yang serius, seperti pergantian antara penyimpanan dingin dan lingkungan luar ruangan
Dalam lingkungan seperti ini, pelek baja lebih rentan terhadap kelelahan, oksidasi, dan benturan, dan harus lebih sering diperiksa, dengan pemeriksaan profesional setiap 6 bulan.
4. Penggunaan yang tepat dapat memperpanjang umur pelek baja
Meskipun pelek baja tidak mahal, penggantian memerlukan waktu henti, sehingga mempengaruhi efisiensi operasional. Penggunaan yang tepat dapat memperpanjang umurnya:
(1) Pertahankan tekanan ban normal
Tekanan yang berlebihan akan meningkatkan tekanan pada pelek baja, sedangkan tekanan yang tidak mencukupi akan menyebabkan ban menekan pelek baja sehingga menyebabkan deformasi.
(2) Hindari kelebihan muatan
Ini adalah penyebab paling umum kerusakan pelek baja.
(3) Hindari benturan berkecepatan tinggi dengan rintangan
Seperti tepi pelat baja, lubang, tangga, garpu forklift, dll.
(4) Silakan minta penggantian ban pegangan profesional. Pengoperasian penyaradan yang tidak tepat dapat merusak tepi pelek.
(5) Bersihkan karat secara teratur dan gunakan pelindung permukaan, terutama di lingkungan lembab atau asam/basa.
5. Bagaimana cara menentukan apakah pelek memenuhi syarat?
Saat mengganti pelek, memilih produk yang berkualitas sangatlah penting. Anda dapat menilai dari aspek berikut:
Apakah bahannya baja berkekuatan tinggi?
Apakah ketebalan dinding memenuhi standar industri?
Apakah lapisan permukaannya seragam dan bebas gelembung?
Apakah lasannya lurus dan bebas retak?
Apakah ukurannya cocok dengan kendaraan aslinya?
Apakah ia memiliki laporan pemeriksaan merek dan kualitas yang memiliki reputasi baik?
Murah pelek sering menggunakan bahan di bawah standar. Masalah mungkin tidak langsung terlihat, namun rawan retak dan berubah bentuk, sehingga menimbulkan bahaya keselamatan yang serius.
Mengabaikan kesehatan pelek berarti mengabaikan keselamatan keseluruhan forklift. Inspeksi rutin dan penggantian tepat waktu merupakan langkah penting untuk memastikan kelancaran pengoperasian dan keselamatan personel.



