Berita Industri

Rumah / Berita / Berita Industri / How to Determine if a Forklift Braking System is Aging? 3 Tanda yang Jelas

How to Determine if a Forklift Braking System is Aging? 3 Tanda yang Jelas

2026-01-15

Forklift beroperasi setiap hari keluar masuk gudang, memuat dan membongkar barang-barang berat, sehingga memberikan beban kerja yang sangat tinggi pada mereka. sistem rem forklift m. Banyak perusahaan baru menyadari masalah ini ketika forklift "tidak dapat berhenti", dan hal ini sudah sangat berbahaya. Sistem pengereman yang menua biasanya memberikan tanda peringatan dini; dengan perhatian yang cermat, hal ini dapat dideteksi dan diatasi terlebih dahulu. Di bawah ini adalah tiga tanda penuaan yang mudah diabaikan namun penting.

1. Peningkatan Jarak Pengereman dan Rasa Rem yang "Lebih Lembut".
Ini adalah salah satu tanda yang paling jelas dan berbahaya.
Jika Anda mendapati forklift Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk berhenti pada beban dan kecepatan yang sama, atau jika pedal rem terasa lebih lembut dan tidak terlalu "renyah" dibandingkan sebelumnya, kemungkinan besar sistem pengeremannya sudah tua.

Penyebab umum meliputi:
Kampas rem sangat aus sehingga mengurangi gesekan
Minyak rem menua dengan peningkatan kadar air, mengakibatkan efisiensi transmisi tekanan yang buruk
Garis rem yang menua menyebabkan kebocoran mikro
Masalah-masalah ini secara langsung mempengaruhi keluaran gaya pengereman. Penggunaan terus-menerus dapat dengan mudah menyebabkan hilangnya kendali saat pengereman darurat.

2. Suara, Getaran, atau Bau Terbakar yang Tidak Biasa Saat Pengereman
Pengereman forklift normal harus mulus dan senyap. Jika Anda mulai mendengar jeritan, suara gesekan logam, atau getaran nyata pada setir dan forklift saat pengereman, hampir bisa dipastikan komponen pengereman sudah memasuki tahap penuaan.

Tanda lain yang penting namun sering diabaikan adalah bau yang tidak biasa. Jika Anda mencium bau terbakar setelah pengereman, itu menandakan bantalan rem terlalu panas. Hal ini dapat disebabkan oleh: bantalan rem bergesekan dengan pelat penahan logam; kelelahan pegas balik yang menyebabkan hambatan rem; atau berkurangnya kapasitas pembuangan panas sistem pengereman. Jika hal ini tidak segera diatasi, hal ini dapat dengan mudah menyebabkan rem blong atau bahkan risiko kebakaran.

3. Respon Pengereman Lambat, Roda Tidak Kembali ke Posisinya Setelah Rem Dilepas
Banyak operator melaporkan respons pengereman yang lambat, efek "menyeret" setelah rem dilepas, dan forklift terasa berat. Ini biasanya merupakan gejala penuaan komponen internal pada sistem pengereman.

Masalah yang mungkin terjadi meliputi:
Segel master silinder yang menua
Pengembalian silinder roda yang lambat
Kotoran atau endapan pada saluran minyak rem

Pengereman yang berkepanjangan tidak hanya meningkatkan konsumsi energi tetapi juga mempercepat keausan bantalan rem, sehingga menciptakan lingkaran setan.

4. Mengapa sistem pengereman forklift mudah menua?
Perbedaan terbesar antara forklift dan kendaraan biasa terletak pada lingkungan pengereman yang memuat beban tinggi, frekuensi tinggi, kecepatan rendah, dan berat.

Seringnya start dan stop, belokan dengan muatan penuh, dan pengoperasian di lereng di gudang semuanya menjaga sistem pengereman di bawah tekanan tinggi untuk waktu yang lama.
Jika ini digabungkan dengan:
Debu dan kelembapan tinggi
Kegagalan jangka panjang dalam mengganti minyak rem
Jadwal pemeliharaan yang tidak teratur
Proses penuaan akan dipercepat secara signifikan.

Apa yang Membedakan Kami
BELUM MENEMUKAN PRODUK YANG ANDA INGINKAN?
v