Berita Industri

Rumah / Berita / Berita Industri / Apa yang harus dilakukan jika sistem rem forklift rusak?

Apa yang harus dilakukan jika sistem rem forklift rusak?

2025-12-09

Forklift adalah peralatan yang sangat diperlukan dalam industri pergudangan dan logistik modern, banyak digunakan dalam tugas penanganan material, penumpukan, dan transportasi. Selama pengoperasian forklift, rem, sebagai salah satu komponen keselamatan penting, memainkan peran penting. Jika rem forklift gagal dapat mengakibatkan kecelakaan yang sangat mengancam keselamatan operator dan stabilitas lingkungan sekitar. Oleh karena itu, ketika mengalami kegagalan rem forklift, sangat penting untuk segera mengidentifikasi masalahnya dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat.

1. Penyebab Kegagalan Sistem Rem Forklift
Penyebab dari sistem rem forklift kegagalan biasanya mencakup hal-hal berikut:

(1) Kebocoran minyak rem
Kebanyakan sistem rem forklift menggunakan sistem hidrolik. Jika terjadi kebocoran minyak rem atau cairan rem tidak mencukupi, maka rem tidak akan berfungsi dengan baik. Kebocoran minyak rem bisa terjadi pada pipa, sambungan, pompa, atau silinder.

(2) Bantalan rem aus
Dengan meningkatnya penggunaan, bantalan rem secara bertahap menjadi aus. Jika bantalan rem sudah sangat aus, gaya pengereman akan sangat berkurang, yang pada akhirnya menyebabkan kegagalan sistem rem.

(3) Udara masuk ke sistem rem
Jika udara masuk ke sistem rem, hal ini akan menghalangi transmisi tekanan hidrolik secara efektif, sehingga menyebabkan rem kehilangan efek pengeremannya. Udara biasanya masuk ke sistem selama penggantian atau perbaikan minyak rem jika sistem tidak mengeluarkan darah secara menyeluruh.

(4) Rem cakram atau tromol rusak
Kerusakan pada cakram atau tromol rem (seperti retak, keausan berlebihan, atau perubahan bentuk) akan mempengaruhi pengoperasian normal rem, sehingga menyebabkan penurunan kinerja pengereman atau bahkan kegagalan total.

(5) Kegagalan pompa rem
Pompa rem merupakan komponen krusial yang menggerakkan sistem hidrolik. Jika pompa tidak berfungsi atau rusak, rem tidak akan beroperasi secara normal.

(6) Gangguan listrik pada sistem rem
Untuk forklift elektrik, sistem rem erat kaitannya dengan sistem kelistrikan. Kesalahan sistem kelistrikan (seperti kegagalan sensor, kabel putus, dll.) juga dapat menyebabkan rem tidak berfungsi.

2. Manifestasi Umum Kegagalan Rem Forklift
Ketika rem forklift rusak, operator mungkin menghadapi situasi berikut:
(1) Mengurangi efektivitas pengereman
Jika Anda melihat rem lambat merespons atau jarak pengereman bertambah saat menggunakan forklift, ini menandakan potensi masalah pada sistem pengereman. Operator mungkin perlu memberikan tenaga yang lebih besar pada pedal rem untuk menghentikan forklift.

(2) Suara rem tidak normal
Ketika rem gagal, rem mungkin mengeluarkan suara gesekan atau benturan logam yang tidak biasa. Hal ini biasanya disebabkan oleh keausan yang berlebihan pada bantalan rem atau kerusakan pada cakram rem.

(3) Rem rusak atau tidak mampu mengerem
Situasi yang paling serius adalah rem gagal total, sehingga forklift tidak dapat berhenti. Dalam hal ini, operator harus segera menghentikan pengoperasian dan mengambil tindakan darurat.

(4) Getaran atau penyimpangan yang tidak normal
Jika rem rusak sebagian, getaran tidak normal atau penyimpangan arah forklift dapat terjadi selama pengereman. Hal ini disebabkan oleh pengoperasian rem yang tidak merata.

3. Penanggulangan Kegagalan Rem Forklift
Jika rem forklift tidak berfungsi, operator harus mengambil tindakan berikut:
(1) Berhenti dan periksa
Pertama, bila Anda melihat adanya kelainan pada rem forklift, segera hentikan dan pastikan forklift dalam kondisi aman. Jangan terus beroperasi untuk menghindari kecelakaan. Temukan area terbuka untuk menghindari membahayakan keselamatan personel di sekitarnya.

(2) Periksa minyak rem
Jika Anda mencurigai adanya kebocoran minyak rem, periksa apakah level minyak rem mencukupi. Periksa apakah level cairan berada di bawah garis keselamatan yang ditentukan; jika iya, tambahkan minyak rem secukupnya. Jika level cairan normal tetapi ada tanda-tanda kebocoran, periksa saluran hidrolik dan konektor apakah ada kerusakan.

(3) Periksa bantalan rem dan cakram
Periksa keausan bantalan rem dan cakram. Jika ternyata bantalan rem sudah terlalu aus atau permukaan cakram rem rusak, segera ganti bantalan rem dan cakramnya. Jangan terus menggunakan komponen rem yang rusak parah.

(4) Periksa pompa rem
Kerusakan pompa rem dapat menyebabkan kegagalan rem. Periksa pompa rem apakah ada tanda-tanda kebocoran oli atau malfungsi. Jika ditemukan masalah pada pompa, pompa perlu diganti atau diperbaiki.

Apa yang Membedakan Kami
BELUM MENEMUKAN PRODUK YANG ANDA INGINKAN?
v